Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Kecamatan Mollo Tengah diresmikan

Spirit NTT, 19-25 Mei 2008

SAKTEO, SPIRIT--Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Drs. Daniel A Banunaek, M.A, meresmikan terbentuknya Kecamatan Mollo Tengah di Kantor Desa Sakteo, Sabtu (3/5/2008).

Luas wilayah kecamatan baru ini 105 m2 dengan jumlah penduduk 7000 orang, merupakan pemekaran dari Kecamatan Mollo Selatan. Kecamatan Mollo Tengah ini terdiri dari Desa Binaus, Oelbubuk, Nekemunifeto, Oel'ekam, Kualeu dan Desa Pika.

Acara peresmian dirangkaikan dengan pelantikan dan pengambilan sumpah Yohanis Mel Pah, S.H sebagai Camat Mollo Tengah. Pelantikan Yohanis yang sebelumnya menjabat sebagai Karang Sirih, ini berdasarkan Keputusan Bupati TTS No. BKD.821.23/42/III/2008.


Dalam sambutannya, Bupati Banunaek mengatakan, untuk membangun daerah saat ini tidak hanya dilaksanakan dengan adanya proyek, tetapi lebih dititikberatkan pada pemberdayaan masyarakat, sehingga masyarakat lebih bertanggung jawab terhadap keberhasilan program yang sedang berjalan.

Banunaek menyebut maksud pembentukan kecamatan yang baru untuk lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian, pemerintah bisa melihat kebutuhan masyarakat dan diharapkan kebutuhan masyarakat bisa terjawab.
Bupati Banunaek meminta kepada masyarakat agar menerima dengan baik para pejabat yang telah ditempatkan di Kecamatan Mollo Tengah, karena mereka adalah bagian dari masyarakat itu sendiri.

Atur rumah tangga sendiri
Ketua DPRD TTS, Chris Tallo, dalam sambutannya mengatakan, dengan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, tentang Pemerintahan Daerah, maka Pemerintah Daerah diberi kewenangan untuk melakukan pemekaran wilayah dengan melihat kepentingan dan aspirasi masyarakat.

Dengan terbentuknya kecamatan baru tersebut, katanya, diharapkan masyarakat bisa mengatur rumah tangganya sendiri, sehingga dengan kerja keras dan partisipasi aktif, masyarakat Kecamatan Mollo Tengah akan semakin maju dan sejahtera.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Penggerak PKK TTS, Ny. Ita Banunaek-Kase melantik Ny. Orpa Pah-Bepah sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Mollo Tengah. Dalam sambutannya, Ny. Ita Banunaek-Kase mengatakan bahwa PKK merupakan lembaga yang telah terstruktur dari tingkat pusat sampai ke desa-Desa. "Tugas dan tanggung jawab PKK adalah mensejahterakan keluarga-keluarga agar bisa hidup mandiri," katanya.

Enam pejabat struktural untuk ditempatkan di Kecamatan Mollo Tengah adalah Damianus J Sanam, S.Sos sebagai Sekcam; Melianus Ndun sebagai Kasie Pemerintahan; Mateos Mabilegi sebagai Kasie PMDK; AM Tapatab, S.H sebagai Kasie Kesos; Joel Lakapu sebagai Kasie Trantib, dan Kasie Pemerintahan dijabat Nitanel Kuman. (humas setda tts)

Wellem Toto pimpin Kecamatan Fatu Molo

FATU MOLO, SPIRIT--Bupati TTS, Drs. Daniel A Banunaek, M.A, melantik dan mengambil sumpah Wellem Toto, S.H sebagai Camat Fatu Molo di SD Negeri Kaeneno, Jumat (2/5/2008). Pelantikan Toto bertepatan dengan peresmian wilayah itu menjadi kecamatan definitif pemekaran dari Kecamatan Amanuban Timur.
Bupati TTS, Drs. Daniel Banunaek, dalam smbutannya menyebut tujuan utama dari pemekaran kecamatan adalah untuk mendekatkan pelayanan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan kepada masyarakat, sehingga cita-cita untuk mensejahterakan masyarakat bisa tercapai.

Dan, salah satu tolok ukurnya adalah kualitas serta kuantitas kegiatan pos pelayanan terpadu. "Camat harus memotivasi kader-kader posyadu bersama para keluarga yang memiliki balita agar dapat memanfaatkan posyandu dengan sebaik-baiknya untuk menyiapkan generasi penerus yang sehat dan cerdas," ujarnya.
Menurut Banunaek, Tuhan telah menganugerahkan berbagai potensi dalam wilayah Kabupaten TTS, dan sekarang tergantung kita bagaimana bisa memanfaatkan anugerah tersebut.

Kepada camat dan seluruh perangkat Kecamatan Fatu Molo, Banunaek meminta agar menjalin komunikasi serta koordinasi yang baik dengan semua komponen untuk mendapatkan solusi yang tepat dalam mengembangkan berbagai potensi yang ada.

Pada kesempatan itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten TTS, Ny. Fransina Banunaek-Kase melantik Ny. Saripta Toto Patty menjadi Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Fatu Molo.
Dalam arahannya, Ny. Banunaek mengatakan kehadiran PKK untuk mendukung pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kepada Ketua Tim Penggerak PKK Fatu Molo, Ny. Banunaek meminta agar membuat program dan strategi yang sungguh-sungguh sehingga bisa mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi oleh pemerintah dan masyarakat, terutama persoalan gizi buruk.

Selain melantik Wellem Toto yang sebelumnya Sekcam Kolbano, Bupati Banunaek juga melantik enam pejabat, yakni Misraim H Fallo, S.E sebagai Sekcam Fatu Molo; Fidelis Pade Ngongo, S.Sos sebagai Kasie Pemerintahan; Markus Tapatab sebagai Kasie PMDK; Saripta Patty sebagai Kasie Kesos; Anderias Ismau sebagai Kasie Trantib; dan Simon Liunokas sebagai Kepala Seksi Pelayanan Umum.

Kecamatan fatu Molo merupakan pemekeran dari Kecamatan Amanuban Timur, memiliki luas wilayah 42 km2, terdiri dari empat desa yakni Desa Oeleon, Kaeneno, Silu serta Nunuh Kniti. Batas-batasnya adalah sebelah utara dengan Kecamatan Amanuban Timur, sebelah Selatan dengan Kecamatan KiE dan Amanatun Selatan, sebelah Timur dengan Kecamatan Noebana serta sebelah barat dengan Kecamatan KiE. (humas setda tts)

Tidak ada komentar: