Spirit NTT, 14-20 April 2008
WAINGAPU, SPIRIT--Sinkronisasi program antarsektor perlu dilakukan secra terus-menerus untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan program kegiatan serta mencari solusi pemecahannya. Hal ini penting sebagai bagian dari upaya untuk mensinergikan program sektor yang akan dilaksanakan ke depan. Harapan ini disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Sumba Timur (Sumtim), Drs. Gidion Mbilijora, M.Si, ketika membuka Pertemuan Sinkronisasi Program Sektor di Aula BPM Sumba Timur, Jumat (14/3/2008).
Pertemuan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Ketua Komisi B DPRD Sumba Timur beserta anggota, para asisten, pimpinan dinas, badan, kantor, unit kerja, para camat dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Melihat kondisi masyarakat Sumba Timur yang sebagian besar penduduknya petani, kata Wabup Gidion, sangat perlu untuk melakukan pembenahan- pembenahan berdasarkan data-data yang akurat agar pelaksanaan kegiatan tepat sasaran, baik dari aspek kulitas maupun kuantitas dalam rangka peningkatan hasil produksi pertanian dengan mengoptimalkan potensi sumber daya yang ada melalui pengembangan sistem ketahanan pangan, optimalisasi kelembagaan, optimalisasi budaya lokal seperti pawandang (gotong royong).
"Pengusulan program kegiatan yang dilaksanakan hendaknya disesuaikan dengan potensi sumber daya yang ada di masing-masing wilayah yang merupakan prioritas," kata wabup.
Di akhir sambutannya, Wabup Gidion mengimbau kepada semua yang hadir agar dapat mengikuti kegiatan itu dengan baik sehingga dapat merancang berbagai kegiatan pembangunan scara berkelanjutan. (humas sumba timur)
WAINGAPU, SPIRIT--Sinkronisasi program antarsektor perlu dilakukan secra terus-menerus untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan program kegiatan serta mencari solusi pemecahannya. Hal ini penting sebagai bagian dari upaya untuk mensinergikan program sektor yang akan dilaksanakan ke depan. Harapan ini disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Sumba Timur (Sumtim), Drs. Gidion Mbilijora, M.Si, ketika membuka Pertemuan Sinkronisasi Program Sektor di Aula BPM Sumba Timur, Jumat (14/3/2008).
Pertemuan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Ketua Komisi B DPRD Sumba Timur beserta anggota, para asisten, pimpinan dinas, badan, kantor, unit kerja, para camat dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Melihat kondisi masyarakat Sumba Timur yang sebagian besar penduduknya petani, kata Wabup Gidion, sangat perlu untuk melakukan pembenahan- pembenahan berdasarkan data-data yang akurat agar pelaksanaan kegiatan tepat sasaran, baik dari aspek kulitas maupun kuantitas dalam rangka peningkatan hasil produksi pertanian dengan mengoptimalkan potensi sumber daya yang ada melalui pengembangan sistem ketahanan pangan, optimalisasi kelembagaan, optimalisasi budaya lokal seperti pawandang (gotong royong).
"Pengusulan program kegiatan yang dilaksanakan hendaknya disesuaikan dengan potensi sumber daya yang ada di masing-masing wilayah yang merupakan prioritas," kata wabup.
Di akhir sambutannya, Wabup Gidion mengimbau kepada semua yang hadir agar dapat mengikuti kegiatan itu dengan baik sehingga dapat merancang berbagai kegiatan pembangunan scara berkelanjutan. (humas sumba timur)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar