Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Kepala Pusat Penelitian Unipa Dilantik

Spirit NTT 31 Maret - 6 April 2008

MAUMERE, SPIRIT-- Rektor Univeritas Nusa Nipa (Unipa) Maumere, Dr. Willem Julei Conterius, SVD, mengambil sumpah dan melantik Paulina Nona, SKM, M.Kes sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Unipa di Aula Unipa, Jalan Kesehatan Maumere, Kamis (17/2/2008).
Dalam sambutannya, Rektor Unipa, Dr. Willem Julei Conterius, SVD, mengatakan, pusat penelitian dan pengabdian kepada masyarakat merupakan sentra pelayanan kepada masyarakat yang memiliki peran dan andil besar untuk mewujudnyatakan salah satu tujuan pendidikan tinggi yang diselenggarakan Unipa.
Karena itu, katanya, kerja keras dan tanggung jawab harus dimiliki pengurusnya. Salah satunya adalah dengan membangun kerja sama yang baik dengan pihak lain.
"Partisipasi aktif, dalam rupa dukungan, saran dan kritik yang membangun dan berkualitas dari semua komponen di Unipa ini untuk memajukan dan mengembangkan pusat penelitian dan pengabdian masyarakat Unipa, juga sangat dibutuhkan Unipa," katanya.
Menurutnya, sebagai kepala pusat penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, Paulina Nona yang baru saja dilantik harus dapat mengembang tugas secara baik dan penuh tanggung jawab dalam keikutsertaannya menjaga nama baik Unipa. Antara lain dengan menjaga situasi hubungan kerja dan kemitraan agar tetap kondusif.
"Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat hendaknya dapat memberikan perhatian yang wajar dan berusaha menciptakan iklim yang kondusif," ujar Conterius.
Conterius mengatakan bahwa pusat penelitian dan pengabdian masyarakat adalah suatu lembaga yang harus ada dan dimiliki oleh sebuah universitas.
"Lembaga ini sungguh penting, karena merupakan unsur pelaksana akademik yang melaksanakan sebagian tugas pokok dan fungsi universitas yang berada di bawah rektor, teristimewa dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat," tuturnya.
Dijelaskan Conterius bahwa pusat penelitian dan pengabdian kepada masyarakat mempunyai tugas untuk melaksanakan, mengkoordinasikan, memantau, menilai pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, ikut mengusahakan dan mengendalikan administrasi sumberdaya yang diperlukan.
"Pada hakekatnya, penelitian merupakan kegiatan dalam upaya menghasilkan empirik, teori, konsep, metodologi, model atau informasi yang memperkaya ilmu pengetahuan, teknologi dan atau kesenian. Sedangkan pengabdian kepada masyarakat merupakan kegiatan yang memanfaatkan ilmu pengetahuan dan atau kesenian dalam gerak pembangunan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Paulina Nona dalam sambutan menjelaskan, dalam pusat penelitian dan pengabdian kepada masyarakat ada kerangka konsep yang berpedoman pada Tridarma Perguruan Tinggi serta mengacu pada Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 1999 Tentang Pendidikan Tinggi (pasal 3, 35, 42, 44).
Sedangkan 3 Darma Penelitian, pertama, pendidikan dan pengajaran yang bertugas melaksanakan kegiatan belajar-mengajar dengan menggunakan Kurikulum Berbasis Kompetensi.
Kedua, penelitian yang bertugas mengkaji dan mencandra masalah-masalah aktual.
Ketiga, pengabdian kepada masyarakat yang bertugas memodifikasi, menyederhanakan IPTEK dari literatur dan hasil penelitian. (lorens nale/humas Sikka)

Tidak ada komentar: