Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Kader Posyandu di Kota Kupang ikut pelatihan

Laporan Rosalina Woso, Spirit NTT, 14-20 April 2008

KUPANG, SPIRIT--Tim Penggerak Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Kupang menggelar pelatihan kader posyandu dan ceramah tentang kesehatan di Rumah Jabatan Walikota Kupang, Senin (7/4/2008). Ketika membuka pelatihan ini, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kupang, Ny. Welmintje Benyamin-Adoe mengingatkan para kader posyandu agar tidak membuat para orangtua anak kurang gizi tersinggung.
Ny. Welmintje yang didampingi Wakil Ketua TP PKK Kota Kupang, Ny. Viktoria Hurek mengatakan, dari informasi yang direkamnya, kader posyandu kurang memberikan pelayanan dengan baik di lapangan. Orangtua balita sering tersinggung dan merasa kapok untuk mengantar anaknya ke posyandu.


Karena itu ia meminta agar kader posyandu perlu memberikan pelayanan yang ramah. "Ada orangtua yang tidak terima bila anaknya dikategorikan sebagai anak yang gizi buruk. Mamanya badan gemuk sementara anak kurus dan disebut gizi buruk," ujar Ny.Welmintje yang menambahkan agar kader posyandu bisa memberikan penjelasan yang baik dengan tidak menyinggung perasaan orangtua.
Kader posyandu selaku ujung tombak pelaksanaan program kesehatan, kata Ny.Welmintje, perlu dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan. Pengetahuan tentang gizi, keluarga berencana dan kesehatan reproduksi wanita. Untuk itulah, pelatihan dan pencerahan yang dilakukan Tim PKK Kota Kupang mampu memberikan pemahaman yang baik kepada semua pihak.
Ny. Welmintje menambahkan, berbagai kegiatan di posyandu membutuhkan keterlibatan kader posyandu. "Saya minta para kader untuk bekerja setulus mungkin. Bagaimanapun juga, anak-anak yang dilayani adalah anak-anak kita sendiri," ujar Ny. Welmintje.
Selain memberikan pelatihan terhadap kader posyandu, kata Ny.Welmintje, PKK juga memberikan ceramah tentang kesehatan reproduksi. Materi ini, akan diberikan oleh dr. Sahadewa, SpOG.
Ketua Panitia, Dra. Sisilia Letor menjelaskan, kader posyandu perlu mendapatkan pelatihan dan pencerahan karena sebagai petugas lapangan. Kesuksesan program di posyandu, katanya, sangat tergantung kepada kinerja para kader. Untuk itu, ceramah yang ada diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para kader.
Ny. Sisilia juga melaporkan, peserta yang mengikuti ceramah ini berjumlah 278 orang. Jumlah yang ada berasal dari kader posyandu 49 orang, Ketua Pokja IV dari empat kecamatan sebanyak 53 orang, pengurus PKK kecamatan dan kelurahan sebanyak 106 orang dan pengurus PKK Kota Kupang sebanyak 70 orang. *

Tidak ada komentar: