Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Jaga martabat suami dan keharmonisan

Laporan Edy Hayong, Spirit NTT, 21-27 April 2008

ATAMBUA, SPIRIT--Para anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) diminta untuk tetap menjaga martabat suami sebagai prajurit TNI dalam menjalankan tugas kenegaraan. Dukungan yang diberikan terutama menciptakan iklim keluarga yang sehat dan penuh kedamaian. Para istri harus bisa menjaga keharmonisan hidup dalam keluarga dan lingkungan di masyarakat. Hal ini disampaikan Pembina Persit KCK Kodim 1605 Belu, Letkol (Inf) Samuel Hehakaya pada HUT ke-62 Persit di Makodim Belu, Kamis (10/4/2008).

Samuel menjelaskan, keberadaan organisasi Persit Kartika Chandra Kirana merupakan hal yang positif karena di tempat ini istri prajurit TNI berkumpul untuk mengembangkan kreativitasnya. Para kaum ibu akan selalu melakukan kegiatan sosial guna membantu sesama yang masih kekurangan. Lebih dari itu, para istri mendukung karier serta menjaga martabat suami sebagai anggota TNI.
"Untuk mendukung karier suami maka peran istri sangat diperlukan. Para istri harus bisa mengembangkan kemampuan di organisasi guna mendukung karier suami. Di lingkungan keluarga istri harus bisa menciptakan iklim kondusif, lebih sehat dan sejahtera, menciptakan kedamaian di tengah keluarga dan tetangga. Apabila iklim keluarga kurang kondusif maka berpengaruh pada tugas yang dijalankan suami sebagai aparatur TNI dalam mengemban misi kenegaraan," kata Letkol Samuel.
Di tempat yang sama, Ketua Persit KCK Kodim 1605 Belu, Diana Tudang Hehakaya menyampaikan pesan kepada ibu-ibu Persit agar mengikuti teladan yang ditunjukkan RA Kartini. Kartini telah membuka tonggak sejarah kaum wanita, memelopori emansipasi wanita bahwa wanita kini sudah setara dengan kaum pria. "Kita bisa tampil sebagai seorang Kartini dalam mendukung tugas dan karya suami. Ibu-ibu Persit agar terus meningkatkan kemampuan organisasi dengan banyak membaca," katanya. *

Tidak ada komentar: