Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Medah bahas penanganan bencana

Spirit NTT, 17-23 Maret 2008

KUPANG, SPIRIT--Bupati Kupang, Drs. IA Medah, menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama para camat setempat membahas penanganan bencana yang terjadi beberapa pekan terakhir.
Rakor ini berlangsung di ruang kerja Bupati Kupang, Sabtu (15/3/2008). Sebelum memberikan putusan terakhir soal bagaimana penanganan bencana tersebut, Bupati Medah terlebih dahulu meminta laporan rinci dari para camat tentang kejadian atau bencana di wilayahnya masing-masing.
Laporan itu merupakan kerangka acuan bagi Pemkab Kupang dalam mengambil langkah ke depan. Point penting dari pertemuan itu, Bupati Medah telah menginstruksikan untuk memberikan bantuan emergency pada wilayah yang mengalami rusak parah seperti di Amfoang. Malah Bupati Medah akan segera mendatangi lokasi bencana.
Kepala Desa Oelfatu, Kecamatan Amfoang Barat Daya, Luther Baitanu saat dihubungi di Kupang, Sabtu (15/3/2008), menjelaskan, saat ini warga Amfoang benar-benar dalam kondisi yang sulit. "Apa yang pernah disampaikan camat sebelumnya benar. Kami di Amfoang benar-benar kesulitan dalam banyak hal, terutama sembako yang beranjak naik dan habis stok," ujarnya.
Menurut Baitanu, sudah saatnya masyarakat mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kupang. "Beras saja sudah tidak ada di kios. Begitu pula bensin dan solar," katanya. Hal senada diungkapkan tokoh masyarakat Takari, Ruben Kolnel. Menurut Kolnel yang mantan anggota DPRD Kabupaten Kupang itu, jalur Jalan Bokong-Lelogama, khususnya di Kilometer 10 dari Takari saat ini sudah rusak berat. Jalan tersebut merupakan satu-satunya jalan menuju Amfoang saat ini. Kerusakan jalan tersebut perlu menjadi perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kupang, sebab setiap tahun Kilometer 10 selalu terjadi longsoran.
Kalau tahun lalu, kata dia, longsoran hanya sekitar tujuh meter dengan kedalaman delapan meter. Sekarang ini rusaknya lebih para lagi mencapai sekitar 30 meter dengan kedalaman delapan meter. *

Tidak ada komentar: