Spirit NTT, 17-23 Maret 2008
MAUMERE, SPIRIT--Puluhan frater dari Sekolah Tinggi Filsafat Katholik (STFK) Ledalero, Sabtu (1/3/2008) pagi, melakukan aktivitas penghijauan di sepanjang trotoar Jalan Ahmad Yani Maumere. Penghijaun dimulai dari depan pertigaan Hotel Permatasari hingga Gelanggang Olahraga Samador Maumere.
Selain melakukan penghijauan dengan menanam pohon di kiri kanan trotoar sepanjang ruas Jalan Ahmad Yani, para frater yang terbagai dalam dua kelompok ini juga membersihkan selokan dan saluran drainase di pusat perbelanjaan dan pertokoan yang ada di Kota Maumere.
Seperti disaksikan SPIRIT NTT, para frater tingkat tiga semester enam ini terlihat sangat antusias dan bersemangat saat membersihkan sampah dan saluran drainase yang ada di kiri-kanan Jalan Raja Sentis. Kegiatan pembersihan dimulai dari depan Kantor Polres Sikka hingga Perempatan Taman Kota di depan Toko Agung.
Selama melakukan aktivitasnya, puluhan frater ini juga dibantu sedikitnya dua puluhan tenaga dari Kantor Kebersihan Kabupaten Sikka. Dengan menggunakan sapu dan alat kebersihan lainnya, sampah dan kotoran diangkut ke mobil sampah selanjutnya di buang ke tempat pembuangan sampah akhir.
Frater Kens, yang dikonfirmasi usai melakukan penghijauan di Jalan Ahmad Yani, mengatakan kegiatan penghijauan dan pembersihan tersebut merupakan inisiatif dan niat dari para mahasiswa.
"Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian para frater terhadap masalah penghijauan dan kebersihan di pusat kota. Karena itu kami membangun inisiatif untuk menghijaukan Kota Maumere dan mengamankan sampah yang ada berkoordinasi dengan Kantor Kebersihan Maumere," ujar Kens.
Dikatakannya, pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan setelah terlebih dahulu dikoordinasikan dengan Kepala Kantor Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Sikka. Kepala Seksi Pertamanan dan Pemakaman pada Kantor Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Sikka, Emanuel Viator Bunga, mengatakan bahwa niat baik para frater ini perlu disambut dengan baik dan harus didukung pemerintah.
Emanuel berharap agar dengan adanya rangakain kegiatan penghijuan dan pembersihan sampah di Kota Maumere yang dilakukan para Frater Ledalaero, kiranya dapat membangkitkan niat dan inisiatif masyarakat untuk ikut mengamankan sampah dan melakukan penghijauan.
"Maumere dan Kabupaten Sikka pada umumnya sangat mengharapkan perhatian serius dari masyarakatnya, terutama untuk mengatasi masalah sampah dan penghijauan," harap Emanuel. (djo/humas Sikka)
Selain melakukan penghijauan dengan menanam pohon di kiri kanan trotoar sepanjang ruas Jalan Ahmad Yani, para frater yang terbagai dalam dua kelompok ini juga membersihkan selokan dan saluran drainase di pusat perbelanjaan dan pertokoan yang ada di Kota Maumere.
Seperti disaksikan SPIRIT NTT, para frater tingkat tiga semester enam ini terlihat sangat antusias dan bersemangat saat membersihkan sampah dan saluran drainase yang ada di kiri-kanan Jalan Raja Sentis. Kegiatan pembersihan dimulai dari depan Kantor Polres Sikka hingga Perempatan Taman Kota di depan Toko Agung.
Selama melakukan aktivitasnya, puluhan frater ini juga dibantu sedikitnya dua puluhan tenaga dari Kantor Kebersihan Kabupaten Sikka. Dengan menggunakan sapu dan alat kebersihan lainnya, sampah dan kotoran diangkut ke mobil sampah selanjutnya di buang ke tempat pembuangan sampah akhir.
Frater Kens, yang dikonfirmasi usai melakukan penghijauan di Jalan Ahmad Yani, mengatakan kegiatan penghijauan dan pembersihan tersebut merupakan inisiatif dan niat dari para mahasiswa.
"Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian para frater terhadap masalah penghijauan dan kebersihan di pusat kota. Karena itu kami membangun inisiatif untuk menghijaukan Kota Maumere dan mengamankan sampah yang ada berkoordinasi dengan Kantor Kebersihan Maumere," ujar Kens.
Dikatakannya, pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan setelah terlebih dahulu dikoordinasikan dengan Kepala Kantor Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Sikka. Kepala Seksi Pertamanan dan Pemakaman pada Kantor Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Sikka, Emanuel Viator Bunga, mengatakan bahwa niat baik para frater ini perlu disambut dengan baik dan harus didukung pemerintah.
Emanuel berharap agar dengan adanya rangakain kegiatan penghijuan dan pembersihan sampah di Kota Maumere yang dilakukan para Frater Ledalaero, kiranya dapat membangkitkan niat dan inisiatif masyarakat untuk ikut mengamankan sampah dan melakukan penghijauan.
"Maumere dan Kabupaten Sikka pada umumnya sangat mengharapkan perhatian serius dari masyarakatnya, terutama untuk mengatasi masalah sampah dan penghijauan," harap Emanuel. (djo/humas Sikka)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar