Laporan Okto Manehat, Spirit NTT, 17-23 Maret 2008
KALABAHI, SPIRIT--Bupati Alor, Ir. Ans Takalapeta pada hari Kamis (6/3/2008) dan Senin (10/3/2008) telah melantik 399 pejabat eselon II, III, dan IV di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Alor sesuai amanat PP Nomor 41 Tahun 2007. Ratusan pejabat eselon masih akan dilantik lagi untuk mengisi jabatan sesuai PP tersebut.
Pelantikan yang berlangsung di Aula Serba Guna Mutiara Watingmelang Kalabahi ini dihadiri Ketua DPRD Alor, Drs. John Th. Blegur, Wakil Bupati Alor, Drs. Abraham Maulaka, dan unsur muspida setempat.
Dalam sambutannya, Takalapeta memaparkan berbagai hal, dari hakekat pelantikan sampai masalah global, baik lingkungan hidup, kesehatan, persiapan ujian nasional (UN) para siswa sekolah, hingga tata ruang daerah dan Pilkada.
Takalapeta mengatakan, ada pejabat yang menduduki jabatan yang sama karena eselon jabatan berubah, ada yang dirotasi dan ada yang mengalami promosi.
Menurut Takalapeta, dalam struktur jabatan untuk perangkat daerah yang baru, polanya mirip organisasi bisnis karena dalam jabatan instansi ada sekretaris. Dia menyebutkan, untuk camat yang dilantik kembali karena terjadinya perubahan eselon, demikian juga para sekcam.
"Kalau camat sebelumnya III B, saat ini menjadi III A, sedangkan sekcam sebelumnya eselon IVB sekarang ini IV A," kata Takalapeta.
Dia juga menyinggung isu pemanasan global yang perlu diantisipasi dengan menanam pohon. Dia menegaskan bahwa keseimbangan alam perlu terus dipelihara dan ditingkatkan dengan menanam pohon. Selain tanam, juga perlu dipelihara terumbu karang, karena terumbu karang mampu menarik C02. Untuk terumbu karang, tegas Takalapeta, sudah dikeluarkan larangan pengambilan terumbu karang.
Mengenai kesehatan, Takalapeta menekankan masalah demam berdarah dengue (DBD) yang mulai menggejala di Alor. Menurut dia, DBD dalam penangganannya tidak efektif hanya dengan fogging atau abate, tapi harus dengan cara 3 M (menguras, mengubur, dan menutup barang bekas). Takalapeta meminta para camat dan lurah selalu memperhatikan kebersihan lingkungan. *
Pelantikan yang berlangsung di Aula Serba Guna Mutiara Watingmelang Kalabahi ini dihadiri Ketua DPRD Alor, Drs. John Th. Blegur, Wakil Bupati Alor, Drs. Abraham Maulaka, dan unsur muspida setempat.
Dalam sambutannya, Takalapeta memaparkan berbagai hal, dari hakekat pelantikan sampai masalah global, baik lingkungan hidup, kesehatan, persiapan ujian nasional (UN) para siswa sekolah, hingga tata ruang daerah dan Pilkada.
Takalapeta mengatakan, ada pejabat yang menduduki jabatan yang sama karena eselon jabatan berubah, ada yang dirotasi dan ada yang mengalami promosi.
Menurut Takalapeta, dalam struktur jabatan untuk perangkat daerah yang baru, polanya mirip organisasi bisnis karena dalam jabatan instansi ada sekretaris. Dia menyebutkan, untuk camat yang dilantik kembali karena terjadinya perubahan eselon, demikian juga para sekcam.
"Kalau camat sebelumnya III B, saat ini menjadi III A, sedangkan sekcam sebelumnya eselon IVB sekarang ini IV A," kata Takalapeta.
Dia juga menyinggung isu pemanasan global yang perlu diantisipasi dengan menanam pohon. Dia menegaskan bahwa keseimbangan alam perlu terus dipelihara dan ditingkatkan dengan menanam pohon. Selain tanam, juga perlu dipelihara terumbu karang, karena terumbu karang mampu menarik C02. Untuk terumbu karang, tegas Takalapeta, sudah dikeluarkan larangan pengambilan terumbu karang.
Mengenai kesehatan, Takalapeta menekankan masalah demam berdarah dengue (DBD) yang mulai menggejala di Alor. Menurut dia, DBD dalam penangganannya tidak efektif hanya dengan fogging atau abate, tapi harus dengan cara 3 M (menguras, mengubur, dan menutup barang bekas). Takalapeta meminta para camat dan lurah selalu memperhatikan kebersihan lingkungan. *





Tidak ada komentar:
Posting Komentar