Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Setiap KK wajib tanam 3 pohon

Laporan Rosalia Woso, Spirit NTT, 8-15 Oktober 2007

KUPANG, SPIRIT--Walikota Kupang, Drs. Daniel Adoe, mengatakan, menjelang musim hujan tahun ini, pemerintah melakukan program penanaman tanaman penghijauan yang dilakukan secara swakelola. Untuk melaksanakan program ini, setiap kepala keluarga (KK) diwajibkan menaman tiga pohon. Jika pohon yang ditanam hidup, pemerintah Kota Kupang membayarnya.
Daniel Adoe mengutarakan program ini ketika menerima Tim Antara di ruang kerjanya, Rabu (3/10/2007), yang akan menjalin kerja sama di bidang pendidikan dan infrastruktur lainnya.
Menurut Adoe, dirinya berniat melakukan kerja sama dengan Antara karena Antara tampak serius membantu pemkot dalam membenahi beberapa bidang pembangunan.
Kerja sama yang ditawarkan, jelas Adoe, yakni pembangunan meteran listrik di setiap RT untuk mengendalikan pemakaian listrik tiap KK di Kota Kupang ini. Selain itu, Adoe juga berharap agar Antara dapat membantunya dalam membiayai pendidikan bagi mereka yang berijazah S1 yang akan melanjutkan studi ke S2. Begitupun yang akan melanjutkan studi dari jenjang S2 ke S3.
Adoe juga mengharapkan, Antara dapat memberikan respons terhadap pembangunan infrastruktur, seperti jalan-jalan setapak yang belum ditingkatkan pekerjaannya. "Masih banyak jalan-jalan lingkungan yang belum dikerjakan secara baik," ujar Adoe.
Program penaman pohon, kata Adoe, untuk memberikan kenyamanan kepada warga untuk hidup aman di masa yang akan datang. Curah hujan yang lebat dalam jangka waktu yang singkat perlu dibendung dengan melakukan sumur resapan di tiap rumah penduduk.
"Kota Kupang tidak akan terjadi banjir bila setiap rumah penduduk akan melakukan sumur resapan. Air hujan yang jatuh dari atap rumah ditampung dalam sumur resapan. Hasilnya, air tanah akan naik dan banjir akan berkurang," ujar Adoe. *

Tidak ada komentar: