Laporan Thomas Duran, Spirit NTT 3-10 Desember 2007
FATUFETO, SPIRIT--Para ketua rukun tetangga (RT) di Kelurahan Fatufeto, Kecamatan Alak, Kota Kupang, mulai menggalakkan kebersihan lingkungan di RT masing-masing. Kegiatan ini berupa pembersihan selokan, pembersihan pekarangan rumah serta lingkungan sekitarnya.
Demikian dikatakan Lurah Fatufeto, Djarmes H Lango, S.Sos, kepada SPIRIT NTT di ruang kerjanya, Senin (26/11/2007). Kegiatan ini, menurut Lango, sesuai dengan imbauan Walikota Kupang Nomor BKBLM.120/2035/IV/11/2007 tentang Antisipasi Terjadinya Bencana.
Menurut dia, surat yang ditandatangani wakil walikota ini mengisyaratkan beberapa hal, antara lain meminta para RT untuk memantau kondisi di lapangan termasuk pada titik rawan bencana. Karena itu diminta agar masyarakat yang bermukim di lokasi rawan bencana agar selalu waspada.
Menyongsong musim hujan ini, Lango mengharapkan agar warga membersihkan drainase dan sampah sehingga tak mendatangkan genangan pada musim hujan. Juga, kata dia, walikota dalam surat edarannya Nomor Pem.660/027/2007 mengajak masyarakat pemilik lahan pertanian untuk bercocok tanam, menanam tanaman pelindung serta menanam tanaman hias untuk memperindah wajah Kota Kupang.
Dalam menindaklanjuti surat edaran dan imbauan itu, menurut dia, sudah diadakan pembagian abate di masing-masing RT. Abate ini diberikan oleh Dinas Kesehatan Kota Kupang melalui Puskesmas Alak lalu diserahkan kepada kelurahan untuk selanjutnya dibagikan ke warga secara gratis.*
Demikian dikatakan Lurah Fatufeto, Djarmes H Lango, S.Sos, kepada SPIRIT NTT di ruang kerjanya, Senin (26/11/2007). Kegiatan ini, menurut Lango, sesuai dengan imbauan Walikota Kupang Nomor BKBLM.120/2035/IV/11/2007 tentang Antisipasi Terjadinya Bencana.
Menurut dia, surat yang ditandatangani wakil walikota ini mengisyaratkan beberapa hal, antara lain meminta para RT untuk memantau kondisi di lapangan termasuk pada titik rawan bencana. Karena itu diminta agar masyarakat yang bermukim di lokasi rawan bencana agar selalu waspada.
Menyongsong musim hujan ini, Lango mengharapkan agar warga membersihkan drainase dan sampah sehingga tak mendatangkan genangan pada musim hujan. Juga, kata dia, walikota dalam surat edarannya Nomor Pem.660/027/2007 mengajak masyarakat pemilik lahan pertanian untuk bercocok tanam, menanam tanaman pelindung serta menanam tanaman hias untuk memperindah wajah Kota Kupang.
Dalam menindaklanjuti surat edaran dan imbauan itu, menurut dia, sudah diadakan pembagian abate di masing-masing RT. Abate ini diberikan oleh Dinas Kesehatan Kota Kupang melalui Puskesmas Alak lalu diserahkan kepada kelurahan untuk selanjutnya dibagikan ke warga secara gratis.*





Tidak ada komentar:
Posting Komentar