Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger


SPIRIT NTT/HUMAS LEMBATA/SELLO
RESMIKAN SPBU--Wakil Bupati Lembata, Drs. Andreas Nula Liliweri, mengoperasikan alat pompa dispenser perdana dengan memasukkan premium ke mobil EB 5 F pada acara a peresmian APMS dan SPBU di Lamahora-Lewoleba, Rabu (3/6/2009).


SPBU Standar Nasional di Lembata Diresmikan
Spirit NTT, 15-21 Juni 2009

LEWOLEBA, SPIRIT
--Kerinduan masyarakat Lembata untuk menikmati BBM secara lebih lancar dengan sistem pengisian secara lebih cepat dan tepat ukur, kini pelan-pelan terjawab.

Manajemen PT Hikam Oil Lembata pimpinan Hj. Amirrudin HS Ratuloly memutuskan untuk meningkatkan pola pelayanan konsumen dari sistem gayung ke sistem pompa dispenser dengan mendirikan SPBU kualitas standar nasional di Lamahora, Kelurahan Lewoleba Timur Lewoleba-Lembata.



SPBU yang berdiri megah di bagian Timur Kota Lewoleba itu diresmikan pengoperasiannya oleh Wakil Bupati Lembata, Drs. Anreas Nula Liliweri, didampingi Ketua DPRD Lembata, Drs. PB Keraf dan Manajer PT Hikam Oil Lembata Hj. HS Ratuloly, Rabu (3/6/2009), pukul 19.30 Wita.

Seremonial peresmian diawali dengan pembacaan berita acara dan penandatangan berita acara peresmian APMS 56.862.01 Wilayah Lembata, diikuti penekanan tombol sirene dan pengoperasian pompa dispenser perdana yang dilakukan oleh Wakil Bupati Lembata dengan mengisikan bahan bakar premium ke mobil dinas Wakil Bupati Lembata, EB 5 F.

Pemilik dan pengelola APMS 56.862.01 Wilayah V Lembata, Haji Amir Ratuloly dalam laporan perkembangan Usaha Bahan Bakar Minyak yang dikelola PT Hikam Oil Lembata yang dibacakan Drs. Rasyidin Rasan, melaporkan, usaha BBM di Lembata dimulai sejak 1980 dan usaha ini merus mengalami peningkatan baik status usaha, jata BBM setiap bulan maupun jumlah konsumennya.

Pembangunan ini, lanjut Rasiyidin dalam laporannya, sejak tahun 2005 adanya edaran dari Wira Pemasaran Pertamina wilayan V Surabaya untuk mewajibkan setiap APMS mengubah sistem pelayanan dari manual ke sistem pompa dispenser, maka pihak perusahaan mengambil langkah untuk membenahi pelayanan dengan membangun SPBU yang diresmikan ini.

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Lembata, PB Keraf, dalam sambutannya mengatakan, dulu anak-anak ojek kita berjemuran di atas sadel motor berbaris kepanasan hanya untuk mendapatkan seliter minyak untuk mencari sepeser duit agar menopang hidupnya. "Inikah yang namanya time is money," tanya keraf. "Kita patut berterima kasih pada Bapak Amir sekelurga yang telah memulai dari kekurangan dan keterbatasan dan menjadikan APMS sebesar ini," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Lembata, Drs. Andreas Nula Liliweri, memberi apresiasi kepada Bapak Amir sekeluarga atas dukungannya dalam proses pembangunan di Lembata, khususnya penyediaan BBM sebagai hal yang sangat vital.

Liliweri juga menggambarkan bahwa dulu pelayanan dengan sitem manual (pakai gayung isi di jerigen) membutuhkan waktu pengisian yang sangat tinggi dan dengan adanya peningkatan sarana pengisian dengan sistem pompa ini kita harapkan agar pelayanan terhadap masyarakat (konsumen) bisa ditingkatkan.

Liliweri meyakinkan jober yang disiapkan pemerintah untuk pengisian BBM di Lembata diperkirakan mulai difungsikan pada Oktober mendatang sehingga masyarakat Lembata dapat menikmati harga BBM sesuai harga nasional. Sebab, orang Lembata juga bagian dari NKRI sehingga berhak untuk menikmati subsidi itu. (sello/humas lembata)


Tidak ada komentar: