Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Warga Palue agar Hilangkan Budaya Instan

Spirit NTT, 25-31 Mei 2009

PALUE, SPIRIT
--Camat Palue, Ir. Fernandes Woda, mengimbau kepada seluruh masyarakat Kecamatan Palue untuk menghilangkan perilaku dan pola hidup yang kurang baik dalam upaya mendukung upaya pembangunan di Kecamatan Palue ke depan. Perilaku yang tidak mendukung itu, antara lain, sifat boros, berjudi, malas, mencapai tujuan secara instan serta tidak merasa malu jika merugikan orang lain.

Memberi sambutan pada upacara apel memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kecamatan Palue, Senin (4/5/2009), Camat Fernandes Woda mengatakan, perilaku-perilaku tersebut secara tidak sadar telah mewariskan bekal pendidikan yang salah atau keliru kepada anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa ini.


Di hadapan para tokoh pendidik serta undangan lainnya, Camat Fernandes mengajak seluruh komponen dan masyarakat Kecamatan Palue untuk tidak terjerumus dalam sikap atau perilaku yang tidak sepantasnya. Karena jika demikian terjadi, menurut Camat Fernandes, hal tersebut akan mencoreng citra masyarakat yang selama ini menjadi panutan atau teladan bagi masyarakat dalam upaya mempercepat pembangunan di Kecamatan Palue.

Berkaitan dengan upaya memberikan pelayanan pendidikan di Kecamatan Palue, Camat Fernandes Woda mengakui ada beberapa masalah atau kendala, antara lain, kurangnya akses informasi pendidikan bagi orang tua, biaya pendidikan yang tinggi, jarak tempuh lokasi pendidikan yang jauh dari perkampungan, sarana dan prasarana yang kurang, tenaga pendidik yang terbatas serta kurangnya pelayanan prima yang diberikan oleh pendidik terhadap siswanya.

Namun demikian, lanjutnya, untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, pemerintah akan terus melakukkan berbagai upaya untuk mengatasinya. Apel Hardiknas ini diikuti oleh ratusan pelajar baik tingkat SD, SLTP, para pendidik, tokoh masyarakat serta undangan lainnya. (poly manase)



Tidak ada komentar: