Spirit NTT, 18-24 Mei 2009, Laporan Reddy Ngera
TDM, SPIRIT--Lurah Tuak Daun Merah (TDM), Yesaya M Ndoen, menjelaskan, Pemerintah Kelurahan (Pemlur) TDM memasang tujuh papan nama jalan khususnya jalan-jalan lingkungan.
"Selama ini orang sulit untuk mencari alam di TDM karena tidak ada papan nama. Nama-nama jalan di TDM ini sudah disetujui oleh LPM. Pemasangan papan nama jalan ini merupakan salah satu upaya dari kelurahan untuk menata lingkungan di sini. Ini merupakan pertama kalinya pemasangan papan nama untuk jalan lingkungan di TDM ini," katanya saat ditemui hari Jumat (8/5/2009).
Ndoen mengakui masih ada ruas jalan yang belum ada papan nama jalan tetapi dengan adanya papan nama ini diharapkan ada uluran tangan dari masyarakat khususnya para pengusaha yang memiliki kepedulian untuk membantu pihak kelurahan memasang papan nama jalan.
Petrus Ngaga, tukang tambal ban di jalan TDM 2, mengatakan, setiap hari, selalu ada orang yang datang dan tanya mengenai nama jalan. "Bukan hanya jalan TDM tapi juga jalan Rantai damai di sebelah mana. Dengan adanya papan nama ini, orang tidak bingung lagi mencari alamat," ujar Petrus. Irama Harta mengatakan, pemasangan papan nama jalan memiliki nilai positif. Ia berharap, masyarakat ikut menjaga papan nama yang telah dipasang.
Sosialisasi Hidup Sehat
Sementara itu, Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) Mandiri bekerja sama dengan Pemerintah Kelurahan TDM menyosialisasikan cara hidup sehat kepada masyarakat.
Sosialisasi menggunakan papan informasi hidup sehat, spanduk dan banner yang dipasang di dalam wilayah kelurahan tersebut. "Ada 16 papan berisi informasi hidup sehat dipasang. Dengan adanya papan ini diharapkan masyarakat tergugah dan bisa berperilaku hidup sehat. Dana pembuatan papan informasi ini berasal dari dana Pamsimas," katanya.
Ndoen yang didampingi Koordinator LKM Mandiri, Ludgerus Irama Harta menjelaskan, 16 papan tersebut berisi delapan ajakan diantaranya hemat air, cara hidup sehat, waspada flu burung, hindari AIDS, tentang penyakit malaria, mencegah kematian ibu hamil, ibu melahirkan dan bayi, dan stop BAB di sembarang tempat serta mengenai tuberkolosis.
Ndoen mengatakan, masalah air merupakan masalah yang dihadapi oleh masyarakat sehingga masyarakat bisa menghemat air yang ada, apalagi sudah ada program hidran umum (HU) sehingga masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan air bersih. "Dari 14 HU yang dibuat, hanya sisa satu HU yang belum tersambung dengan PDAM. Diharapkan dalam waktu dekat, HU yang ada itu juga bisa berfungsi," ujarnya.
Sementara ajakan untuk stop BAB di sembarang tempat karena di kelurahan TDM, masih ada masyarakat yang buang air besar (BAB) di pinggir bantaran kali. "Meskipun jumlahnya dibawah 10 persen tetapi ini bisa menimbulkan kerawanan dan perlu diantisipasi sejak dini sehingga kami membuat papan tersebut," kata Ndoen.
Ndoen dan Irama Harta berharap agar masyarakat di TDM menjaga papan mengenai kesehatan yang telah dibuat itu. (*)
Pemlur TDM Pasang Papan Nama Jalan
Label:
Kota Kupang
Langganan:
Posting Komentar (Atom)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar