Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Kekurangan Gizi Tak Berarti Kurang Makanan

Spirit NTT, 25-31 Mei 2009

KUPANG, SPIRIT
--Masyarakat yang mengalami kurang gizi tak berarti mengalami kurang bahan makanan. Sebenarnya bahan makanan itu banyak, tapi pengelolaannya belum memenuhi standar-standar kesehatan.

Hal ini disampaikan Bupati Kupang, Drs. Ayub Titu Eki, M.S, Ph.D, pada acara pelepasan Mahasiswa Praktik Kerja Lapangan Politeknik Kesehatan Jurusan Gizi, di ruang kerjanya, Selasa (5/5/2009).


Bupati Ayub mengatakan, sebagian masyarakat mengalami gizi buruk. Hal ini terjadi bukan saja pada keluarga miskin tapi termasuk keluarga yang mampu. Setelah dianalisa pola makan yang tidak memenuhi standart gizi dan makanan yang dimakan juga tidak banyak mengandung protein.

Bupati Ayub meminta mahasiswa politeknik kesehatan agar tidak hanya menguasai konsep, tapi juga dapat mengimplementasikan dalam kehidupan masyarakat.

Bupati Ayub berpesan agar praktik kerja lapangan dengan waktu yang singkat ini dapat dimanfaatkan secara maksimal. "Berikan ilmu yang diperoleh kepada masyarakat agar kehandiran Anda di lapangan membawa makna positif," pesannya.
Ayub menjelaskan bahwa program Pemerintah Kabupaten Kupang lima tahun ke depan, yaitu community development berupa pengembangan masyarakat melalui tiga tahap. Pertama, penyadaran terhadap pola. Yang salah diubah ke pola yang benar.

Kedua, capacity building yakni menaikkan kemampuan dalam berpikir dan berbuat. Ketiga, tahap pendayaan. Artinya berdayakan masyarakat sekitar dalam berbagai kegiatan yang bermanfaat dan dapat meningkatkan pemahaman berpikir.
Ketua Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kupang, Beatrix Soi, S.St, S.Pd, M.Kes, melaporkan, tujuan praktik kerja lapangan ini agar peserta didik mampu melaksanakan intervensi gizi dan evaluasi program gizi di desa, anak didik bisa melaksanakan musyawarah masyarakat desa dalam rangka mengenal masalah sendiri serta musyawarah untuk kegiatan intervensi program gizi. Kegiatan yang lain juga akan melatih kader-kader desa dan kader kesehatan sebagai pelaksana intervensi gizi dan penyuluhan gizi secara individu, kelompok dan massal. (humas pemkab kupang)


Tidak ada komentar: