Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Puskesmas Halilulik Dapat Bantuan Sarkes

Spirit NTT, 20-26 April 2009

ATAMBUA, SPIRIT--
Puskesmas Halilulik mendapat bantuan sarana kesehatan (Sarkes) dan perlengkapan puskesmas lainnya seperti rak obat, meja, lemari arsip dan toolkits (peralatan) kedokteran. Bantuan ini berasal dari BRI pusat bertajuk, "BRI Peduli Kesehatan." BRI Peduli ini juga merehabilitasi gedung Puskesmas Halilulik.

Bantuan diserahkan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BRI Denpasar, Ida Bagus Putra Artama, diterima Wakil Bupati Belu, Ludovikus Taolin, B.A, di Halilulik, Selasa (14/4/2009).


Ida Bagus Artama dalam sambutannya mengatakan, krisis ekonomi yang melanda dunia saat ini terasa dampaknya di Indonesia terutama pada penutupan atau penurunan produksi sejumlah industri. Dampak ikutan lain yakni penurunan penghasilan keluarga. Padahal, sekitar 60 persen penghasilan keluarga digunakan untuk keperluan konsumsi makanan. Dengan demikian, kata Artama, dikhawatirkan akan terjadi penurunan kualitas asupan makanan pada sebagian besar masyarakat Indonesia yang selanjutnya berpengaruh pada kualitas kesehatan masyarakat.

Terhadap keterbatasan ini, maka masyarakat akan mengandalkan peran puskesmas sebagai ujung tombak kesehatan yang dikenal murah. Menyadari kondisi ini, sebagai Bank BUMN yang secara de facto berada di perbatasan negara, maka BRI berinisiatif berpartisipasi dalam penanganan kesehatan masyarakat yang dikelola puskesmas yang dikemas dalam program BRI Peduli Kesehatan.

"Dalam program BRI Peduli Kesehatan ini kami memberikan bantuan kepada puskesmas di wilayah perbatasan Indonesia. Pemilihan puskesmas di perbatasan didasarkan akan peran puskesmas tersebut sedemikian besar kepada masyarakat yang melintas antarnegara. Untuk bantuan kepada puskesmas ini, BRI menganggarkan biaya sekitar Rp 1,35 miliar. Ada empat daerah yang BRI bantu, satu di antaranya di Belu yang berbatasan dengan RDTL yakni Puskesmas Halilulik dengan bantuan berupa rehabilitasi gedung Puskesmas Halilulik dan bantuan perlengkapan puskesmas seperti rak obat, meja, lemari arsip dan toolkits (peralatan) kedokteran," jelas Artama.

Ia berharap adanya bantuan ini dapat meningkatkan kenyamanan dan kelengkapkan puskesmas di wilayah perbatasan yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan kepada para pasiennya.
Menjaga dan Merawat
Wabup Belu, Ludovikus Taolin atas nama masyarakat dan Pemerintah Belu menyampaikan terima kasih atas kepedulian BRI. Ia menilai kerja sama Pemkab Belu dengan BRI selama ini sangat baik dan harus tetap dipertahankan.
Masyarakat dan aparat pemerintah di Kecamatan Tasifeto Barat diharapkan ikut menjaga dan merawat gedung dan sarana yang sudah disumbangkan BRI.

"Saya harapkan masyarakat di Halilulik dan sekitarnya menjaga dan merawat sarana kesehatan yang ada. Hargailah pemberian ini sebagai milik kita bersama dan tidak hanya dibebankan kepada petugas kesehatan," pinta Taolin. (*)



Tidak ada komentar: