Spirit NTT, 9-15 2009
TAMAN Nasional Komodo (TNK) masuk keajaiban dunia? Mengapa tidak! Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar) RI optimistis TNK yang berada di Nusa Tenggara Timur (NTT) dapat terpilih menjadi salah satu tujuh keajaiban dunia yang akan dirilis oleh UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) pada 2010.
''Pasalnya, Taman Nasional Komodo ini memang memiliki ciri hewan khas Indonesia, yakni Komodo, disertai dengan taman nasional yang alami, dan bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi semua orang di dunia. Peluangnya, di atas 50 persen,'' kata Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasaran Depbudpar Sapta Nirwandar kepada pers, di Gedung Depbudpar, Jakarta, Senin (2/3/2009).
Karena itu, lanjut Sapta, untuk mempromosikan Taman Nasional Komodo sebagai salah satu tujuh keajaiban dunia yang dipilih, Depbudpar akan melakukan kampanye sejak dini melalui konser World Peace Orchestra (WPO) yang dipimpin komposer Dwiki Dharmawan pada 21 Mei 2009 di Jakarta Convention Center (JCC).
''Konser WPO selain akan menjadi pre-concert untuk pagelaran WPO di Shanghai (Cina), juga akan menjadi moment untuk mensosialisasikan 'vote' Komodo kepada masyarakat sehingga diharapkan Taman Nasional Komodo di NTT dapat terpilih menjadi tujuh keajaiban dunia,'' jelas Sapta.
Saat ini, lanjut Sapta, Taman Nasional Komodo untuk kategori E (forest/national park/nature reserves) berada sementara di peringkat 13 bersaing ketat dengan Puerta Princesa (Filipina), Dinosaur Provincial Park (Kanada), Eua National Park (Tonga), Okawongo Delta (Botswana), Amazon, El Kala National Park, Tree if Life, Bialowieza Forest, dan lain-lain.
''Untuk menjadi salah satu keajaiban dunia, Taman Nasional Komodo harus menjadi peringkat pertama dari kategori E. Pada konser nanti, Dwiki bersama artis pendukung lainnya, akan mensosialisasikan kepada masyarakat pengguna internet Indonesia untuk berpartisipasi mengisi form voting pada situs www.new7wonders.com, sehingga Taman Nasional (TN) Komodo bisa terpilih menjadi tujuh keajaiban dunia,'' kata Sapta.
***
INGATKAH Anda lepasnya Borobudur sebagai keajaiban dunia tidak masuk dalam vote tujuh keajaiban dunia yang digelar New7Wonder tahun 2007. Tentu saja itu karena kurangnya partisipasi masyarakat memberikan suaranya lewat situs www.new7wonders.com.
Nah, pada tahun ini untuk jangka waktu 2009-2011, lembaga nirlaba internasional yang fokus pada pematenan keajaiban dunia itu kembali menggelar Tujuh Keajaiban Dunia yang mengangkat tema keajaiban alam. Terdapat tujuh grup, yakni grup A (Pemandangan), B (Pulau), C (Gunung Merapi), D (Lembah), E (Taman Nasional), F (Danau dan Air Terjun), dan G (Seascapes).
Indonesia sendiri berhasil memasukkan Taman Nasional Komodo (TNK) yang terletak di Nusa Tenggara Timur. Hingga Senin, 2 Maret 2009, TNK berada di urutan ke-13. TNK bersaing ketat dengan Puerta Princesa (Filipina) di urutan pertama, Soundarbans Forest (Banglades) urutan kedua, Amazon (Brasil) di urutan ketiga, Christmas Island (Australia) posisi empat, Tree if Life (Bahrain) di urutan kelima, dan lain-lain.
"Tidak ada batasan jumlah suara yang bisa menempatkan TNK menjadi nomor satu. Intinya berikan semua suaramu. Saya berharap semoga TNK menjadi destination dunia dan kebanggaan Indonesia yang pada akhirnya masuk dalam tujuh keajaiban dunia," kata Dr. Sapta Nirwandar, Dirjen Pemasaran Depbudpar.
Menurut Sapta, untuk memberikan vote kepada TNK, masyarakat bisa mengakses langsung di situs web www.new7wonders.com atau melalui situs web lain, seperti www.depbudpar.go.id dan www.kompas.com.
"Satu suara satu orang, dan hasil suaranya akan dikonfirmasi melalui e-mail yang bersangkutan," terang Sapta. Vote untuk TNK telah dibuka sejak awal 2009, pada 7 Juli nanti kandidat akan diperkecil menjadi 77 besar (masing-masing kategori memuat 10 item) dan selanjutnya 31 Desember menjadi 21 besar (3 besar pada masing-masing kategori).
Maka berikanlah dukungan anda sebesar-besarnya dengan mengakses situs web www.new7wonders dan klik Taman Nasional Komodo sebagai pilihan Anda.
"Kembalikan kejayaan wisata Indonesia agar tragedi Borobudur yang amblas sebagai 7 keajaiban dunia tidak terulang kembali," tegas Sapta. (dik/OL-02/media indonesia)
World Peace Orchestra Untuk Komodo...
Label:
Manggarai Barat
Langganan:
Posting Komentar (Atom)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar