Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Sanitasi umum dibangun di delapan desa

Spirit NTT, 24-30 November 2008, Laporan Okto Manehat

KALABAHI, SPIRIT--
Delapan desa dan satu kelurahan di Kabupaten Alor yang krisis air bersih mendapat program penyediaan air dan sanitasi berbasis masyarakat (pamsimas). Penanggung jawab Program Pamsimas di Kabupaten Alor, Christina Ndolu Beli, ST, di Kalabahi, Kamis (20/11/2008), menjelaskan, pelaksanaan program ini di desa sasaran telah memasuki tahap rencana kegiatan masyarakat dan dilanjutkan dengan pembangunan fisik.

Air bersih ini untuk masyarakat dan anak sekolah. Selain sarana air bersih, juga dibangun sanitasi umum dan sekolah yang ada di desa sasaran. Dalam pelaksanaan program ini, kata Beli, setiap desa disiapkan dana Rp 275 juta. Dana ini terdiri dari dana APBN sebesar Rp 192.500.000, dana APBD Rp 27.500.000, dan kontribusi dari masyarakat berupa uang tunai Rp 11 juta dan penyiapan material yang kalau dikonversikan dengan uang sebesar Rp 44 juta.

Adanya kontribusi masyarakat ini, kata Beli, membuktikan bahwa partisipasi masyarakat sangat tinggi. Dan, strategi yang dibangun nantinya masyarakat dapat memanfaatkan dan menjaga sarana yang ada seperti miliknya sendiri. "Program ini masuk dengan pendekatan partisipasi masyarakat, bukan proyek. Kalau proyek masyarakat tidak merawatnya, tapi pamsimas pasti dirawat karena mereka ikut berpartisipasi," kata Beli.

Beli mengatakan, desa-desa yang menjadi sasaran dari program ini adalah desa yang memenuhi kriteria, antara lain rawan air bersih, indeks kemiskinan desa, wilayahnya terbatas akses sanitasi, dan penyakit diarenya tinggi.*




Tidak ada komentar: