Spirit NTT 6-12 Oktober 2008
SEBANYAK 17.881 siswa jenjang sekolah dasar (SD/MI) di kabupaten/kota di Propinsi NTT menerima bantuan dana beasiswa miskin dari pemerintah pusat melalui Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) dengan total dana Rp 6.437.160.000,00. Setiap siswa yang berhak mendapat alokasi dana beasiswa Rp 360 ribu/tahun.
Demikian Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Propinsi NTT, Ir. Thobias Uly, melalui Kasubdin TK/SD, Drs. Jusuf B Malo, saat ditemui di Dinas Dikbud NTT, Jalan Soeharto, Kupang, Rabu (8/10/2008).
Jusuf yang didampingi Kepala Seksi (Kasie) Kesiswaan, Ayub Mooy, menjelaskan, dana beasiswa ini disalurkan langsung dari pusat kepada siswa SD/MI yang berhak menerimanya melalui Kantor Posindo setempat. "Siswa bersangkutan bisa langsung mengambil dana itu ke Posindo yang ada dengan membawa buku rapor atau kartu siswa. Bisa juga guru/kepala sekolah siswa yang bersangkutan membantu mengambil dana itu untuk selanjutnya diserahkan kepada siswa miskin yang berhak menerimanya," jelasnya.
Dia mengaku dana beasiswa miskin jenjang SD/MI tersebut saat ini sudah ada Kantor Posindo dan tinggal dicairkan. "Pencairan dana mulai sejak tanggal 9 September sampai dengan 9 November 2008. Jika melampaui tanggal yang ditetapkan, maka dana tersebut akan dikembalikan ke kas negara," tambahnya.
Ayub Mooy menambahkan, untuk penyaluran beasiswa miskin kepada 17.881 siswas SD/MI di NTT tahun ini maka daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA)- nya langsung dari pusat (Depdiknas). Namun tahun anggaran 2009 nanti akan masuk ke DIPA propinsi.
Dia menyebut tahun 2009 beasiswa miskin akan diberikan kepada 64 ribu siswa SD/MI di NTT dengan total dana Rp 23,04 miliar. "Tahun depan DIPA-nya masuk ke propinsi. Kita akan sosialisasi ke kabupaten/kota yang nantinya akan mempersiapkan data siswa yang berhak menerima dana beasiswa ini untuk segera dikirim ke propinsi," jelasnya.
Namun Ayub mengakui ada sejumlah kabupaten sulit memberikan data siswa miskin sehingga menyulitkan pihaknya mengkover data secara lengkap terkait penyaluran dana ini. "Karena data tidak lengkap maka bisa menimbulkan dampak jumlah siswa penerima dana beasiswa sangat minim. Nanti baru mereka protes. Namun saat kita minta data pendukung maka ada sejumlah kabupaten yang kurang merespon," jelasnya.
Pada bagian lain, Ayub Mooy menjelaskan, tahun ini juga pada sejumlah SD pafa 20 kabupaten/kota sedang dibangun 197 ruangan perpustakaan SD. "Pakai bantuan dana block grand disalurkan langsung ke sekolah di mana pembangunan ruang perpustakaan melibatkan pihak sekolah bersama komite. Saat ini umumnya bangunan perpustakaan sudah rampung 80 persen," jelas Ayub. (fen)
SEBANYAK 17.881 siswa jenjang sekolah dasar (SD/MI) di kabupaten/kota di Propinsi NTT menerima bantuan dana beasiswa miskin dari pemerintah pusat melalui Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) dengan total dana Rp 6.437.160.000,00. Setiap siswa yang berhak mendapat alokasi dana beasiswa Rp 360 ribu/tahun.
Demikian Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Propinsi NTT, Ir. Thobias Uly, melalui Kasubdin TK/SD, Drs. Jusuf B Malo, saat ditemui di Dinas Dikbud NTT, Jalan Soeharto, Kupang, Rabu (8/10/2008).
Jusuf yang didampingi Kepala Seksi (Kasie) Kesiswaan, Ayub Mooy, menjelaskan, dana beasiswa ini disalurkan langsung dari pusat kepada siswa SD/MI yang berhak menerimanya melalui Kantor Posindo setempat. "Siswa bersangkutan bisa langsung mengambil dana itu ke Posindo yang ada dengan membawa buku rapor atau kartu siswa. Bisa juga guru/kepala sekolah siswa yang bersangkutan membantu mengambil dana itu untuk selanjutnya diserahkan kepada siswa miskin yang berhak menerimanya," jelasnya.
Dia mengaku dana beasiswa miskin jenjang SD/MI tersebut saat ini sudah ada Kantor Posindo dan tinggal dicairkan. "Pencairan dana mulai sejak tanggal 9 September sampai dengan 9 November 2008. Jika melampaui tanggal yang ditetapkan, maka dana tersebut akan dikembalikan ke kas negara," tambahnya.
Ayub Mooy menambahkan, untuk penyaluran beasiswa miskin kepada 17.881 siswas SD/MI di NTT tahun ini maka daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA)- nya langsung dari pusat (Depdiknas). Namun tahun anggaran 2009 nanti akan masuk ke DIPA propinsi.
Dia menyebut tahun 2009 beasiswa miskin akan diberikan kepada 64 ribu siswa SD/MI di NTT dengan total dana Rp 23,04 miliar. "Tahun depan DIPA-nya masuk ke propinsi. Kita akan sosialisasi ke kabupaten/kota yang nantinya akan mempersiapkan data siswa yang berhak menerima dana beasiswa ini untuk segera dikirim ke propinsi," jelasnya.
Namun Ayub mengakui ada sejumlah kabupaten sulit memberikan data siswa miskin sehingga menyulitkan pihaknya mengkover data secara lengkap terkait penyaluran dana ini. "Karena data tidak lengkap maka bisa menimbulkan dampak jumlah siswa penerima dana beasiswa sangat minim. Nanti baru mereka protes. Namun saat kita minta data pendukung maka ada sejumlah kabupaten yang kurang merespon," jelasnya.
Pada bagian lain, Ayub Mooy menjelaskan, tahun ini juga pada sejumlah SD pafa 20 kabupaten/kota sedang dibangun 197 ruangan perpustakaan SD. "Pakai bantuan dana block grand disalurkan langsung ke sekolah di mana pembangunan ruang perpustakaan melibatkan pihak sekolah bersama komite. Saat ini umumnya bangunan perpustakaan sudah rampung 80 persen," jelas Ayub. (fen)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar