Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Sepeda motor 'pintar' tak ada dana operasional

Spirit NTT, 15-21 September 2008, Laporan Novemy Leo

MAUMERE, SPIRIT-- Sebuah sepeda motor 'pintar' berisi 700-an buku bacaaan dan televisi bantuan pemerintah pusat, sejak tahun 2007 hingga saat ini belum dimanfaatkan karena ketiadaan dana operasional.

Sepeda motor dan buku bacaan itu hanya menjadi pajangan di teras gedung kantor Badan Perpustakaan, Kearsipan dan PDE Kabupaten Sikka. Sepeda motor ini mestinya dimanfaatkan petugas untuk mengunjungi desa-desa di Sikka guna meningkatkan minat baca masyarakat. Namun tidak dilakukan dengan alasan tidak ada dana operasional.

Pantauan SPIRIT NTT, sepeda motor yang dilengkapi boks besar selama hampir setahun hanya diparkir di teras depan gedung kantor itu. Sepeda motor sudah dilengkapi plat nomor polisi Nopol EB 536 CB, di bagian samping kanan kiri bertuliskan" gemar belajar meraih cita-cita."

Di samping ruang kepala badan terdapat tumpukan ratusan lembar boks arsip yang tidak dimanfaatkan setahun terakhir. Lembaran itu adalah box untuk menyimpan sejumlah arsip yang seharusnya dibagikan kepada sejumlah instansi, kantor, badan lingkup Pemkab Sikka.

Kepala Badan Perpustakaan dan PDE Kabupaten Sikka, Drs. Januarius Nong, dikonfirmasi belum lama ini mengatakan, sejak 'sepeda motor pintar' diserahkan pemerintah pusat pihaknya belum pernah memanfaatkannya. Hal ini bukan disengaja, namun karena ketiadaan dana operasional. Padahal, sepeda motor ini menampung 700-an jenis buku bacaan dan dilengkapi televisi. "Mau bagaimana. Di sini tidak tersedia dana operasional motor dan bahan bakar lainnya," kata Nong.

Mengenai ratusan boks arsip yang tertumpuk di samping ruangannya dan belum dibagikan kepada instansi lainnya, Nong mengatakan, masih ada perbedaan persepsi antara ia dengan stafnya. "Masih ada beda pendapat terkait sistem pembagian dan jumlah pembagian box arsip. Nanti kita akan dibicarakan lagi," kata Nong.*


Tidak ada komentar: