Laporan Martin Lau, Spirit NTT, 2-8 Juni 2008
LARANTUKA, SPIRIT--Desa Lamawalang dalam program kerja desa berupaya memandirikan petani dan nelayan melalui pembentukan Kelompok Tani Nelayan (KTN) pemula di desa ini.
Kepala Desa (Kades) Lamawalang, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Bernadus Lado Dawan, saat ditemui SPIRIT NTT sebelum pengukuhan enam KTN pemula, di Aula Desa Lamawalang, Kamis (29/5/2008), mengatakan, pembentukan kelompok tani dan nelayan di desa itu bukan sekadar untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah.
Tujuan pembentukan kelompok tani nelayan di Desa Lamawalang, tegas Bernadus, agar petani mudah didampingi/dibimbing/dilatih menjadi mandiri menuju petani nelayan profesional demi mencapai kesejahteraannya.
Hadir dalam pengukuhan enam kelompok tani-nelayan kelas pemula, Sekcam Larantuka, Anselmus Yohanes Maryanto, S.Sos, Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Larantuka, Un Diaz Alffi dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Lamawalang selaku pembimbing enam kelompok tani-nelayan, Ny. Margaretha Lam, A.Md.
Bernadus mengatakan, desa yang dipimpinnya terdiri dari 178 KK atau 893 jiwa. Mayoritas penduduk desa yang terletak di tepi Pantai Lamawalang 95 persen petani dan nelayan, dimana siang hari menjadi petani penggarap lahan kering, dan malam hari masuk laut sebagai nelayan.
"Kepada enam kelompok tani-nelayan kelas pemula yang baru dikukuhkan saya minta berjuang terus dan tingkatkan kerjasama harmonis dalam kelompok, dan antar kelompok melalui semangat gotong royong (gemohing) yang kini terkikis akibat kemajuan zaman dan teknologi modern. Pengukuhan ini bukan sebuah sanjungan tapi tantangan berat dan perjuangan untuk lebih maju dalam membangun diri, keluarga dan Desa Lamawalang," kata Bernadus.
PPL Desa Lamawalang, Ny. Margaretha Lam, ditemui terpisah mengatakan, keenam kelompok tani-nelayan yang dikukuhkan menjadi tanggung jawabnya. "Saya siap mendampingi mereka sehingga kelak mereka bisa mandiri," kata Margaretha. *
LARANTUKA, SPIRIT--Desa Lamawalang dalam program kerja desa berupaya memandirikan petani dan nelayan melalui pembentukan Kelompok Tani Nelayan (KTN) pemula di desa ini.
Kepala Desa (Kades) Lamawalang, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Bernadus Lado Dawan, saat ditemui SPIRIT NTT sebelum pengukuhan enam KTN pemula, di Aula Desa Lamawalang, Kamis (29/5/2008), mengatakan, pembentukan kelompok tani dan nelayan di desa itu bukan sekadar untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah.
Tujuan pembentukan kelompok tani nelayan di Desa Lamawalang, tegas Bernadus, agar petani mudah didampingi/dibimbing/dilatih menjadi mandiri menuju petani nelayan profesional demi mencapai kesejahteraannya.
Hadir dalam pengukuhan enam kelompok tani-nelayan kelas pemula, Sekcam Larantuka, Anselmus Yohanes Maryanto, S.Sos, Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Larantuka, Un Diaz Alffi dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Lamawalang selaku pembimbing enam kelompok tani-nelayan, Ny. Margaretha Lam, A.Md.
Bernadus mengatakan, desa yang dipimpinnya terdiri dari 178 KK atau 893 jiwa. Mayoritas penduduk desa yang terletak di tepi Pantai Lamawalang 95 persen petani dan nelayan, dimana siang hari menjadi petani penggarap lahan kering, dan malam hari masuk laut sebagai nelayan.
"Kepada enam kelompok tani-nelayan kelas pemula yang baru dikukuhkan saya minta berjuang terus dan tingkatkan kerjasama harmonis dalam kelompok, dan antar kelompok melalui semangat gotong royong (gemohing) yang kini terkikis akibat kemajuan zaman dan teknologi modern. Pengukuhan ini bukan sebuah sanjungan tapi tantangan berat dan perjuangan untuk lebih maju dalam membangun diri, keluarga dan Desa Lamawalang," kata Bernadus.
PPL Desa Lamawalang, Ny. Margaretha Lam, ditemui terpisah mengatakan, keenam kelompok tani-nelayan yang dikukuhkan menjadi tanggung jawabnya. "Saya siap mendampingi mereka sehingga kelak mereka bisa mandiri," kata Margaretha. *





Tidak ada komentar:
Posting Komentar