Spirit NTT, 12-18 Mei 2008
SOE, SPIRIT--Wakil Bupati (Wabup) Timor Tengah Selatan (TTS), Drs. Pieter R Lobo, M.Si, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Haerdiknas) tingkat Kabupaten TTS di Lapangan Puspenmas SoE, Jumat (2/5/2008).
Upacara ini dihadiri anggota muspida, para pejabat lingkup setda TTS, para guru, siswa-siswi se-Kabupaten TTS, serta undangan lainnya. Peringatan Hardiknas 2008 ini bertemakan, "Dengan semangat Hardiknas kita sukseskan pendidikan bermutu untuk semua." Tema ini mengacu kepada spirit yang tertuang dalam Renstra Depdiknas tahun 2005-2009, yang menetapkan visi dan misi Pendidikan Nasional, yaitu mewujudkan pendidikan yang mampu membangun insan Indonesia yang cerdas dan kompetitif, berkeadilan, bermutu dan relevan dengan kebutuhan masyakat lokal maupun global.
Menteri Pendidikan Nasional dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wabup Lobo, mengatakan, Ki Hajar Dewantoro sebagai Bapak Pendidikan Nasional telah gigih berjuang meletakkan pilar-pilar bagi fondasi pembangunan pendidikan di Indonesia. Semangat dan perjuangannya telah memberi inspirasi serta dorongan dan suri teladan bagi generasi penerus bangsa untuk terus berjuang dan bekerja keras dalam upaya membangun pendidikan yang telah diamanatkan tersebut.
Untuk itu, demikian menteri, pemerintah telah membuat aturan perundang-undangan tentang pendidikan yang merupakan kesepakatan bangsa untuk memberikan landasan operasional dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, sehingga dalam Amandemen ke IV UUD 1945, Tahun 2000 bangsa kita telah sepakat untuk memrioritaskan 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara serta APBD untuk pendidikan setiap tahunnya.
Mengakhiri sambutannya, Mendiknas mengingatkan semua komponen terus berupaya mengembangkan pendidikan kepada semua peserta didik serta membekali dengan pengetahuan, keterampilan dan keahlian. Dengan demikian, mereka mampu menjadi generasi masa depan yang bisa menjawab berbagai tantangan serta memajukan dan mengangkat harkat dan martabat bangsa.
Selain itu, katanya, menjadikan peringatan Hardiknas 2008 sebagai semangat untuk terus membangun peradaban sehingga Bangsa Indonesia mampu bersaing di kancah dunia internasional. (humas setda tts)
SOE, SPIRIT--Wakil Bupati (Wabup) Timor Tengah Selatan (TTS), Drs. Pieter R Lobo, M.Si, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Haerdiknas) tingkat Kabupaten TTS di Lapangan Puspenmas SoE, Jumat (2/5/2008).
Upacara ini dihadiri anggota muspida, para pejabat lingkup setda TTS, para guru, siswa-siswi se-Kabupaten TTS, serta undangan lainnya. Peringatan Hardiknas 2008 ini bertemakan, "Dengan semangat Hardiknas kita sukseskan pendidikan bermutu untuk semua." Tema ini mengacu kepada spirit yang tertuang dalam Renstra Depdiknas tahun 2005-2009, yang menetapkan visi dan misi Pendidikan Nasional, yaitu mewujudkan pendidikan yang mampu membangun insan Indonesia yang cerdas dan kompetitif, berkeadilan, bermutu dan relevan dengan kebutuhan masyakat lokal maupun global.
Menteri Pendidikan Nasional dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wabup Lobo, mengatakan, Ki Hajar Dewantoro sebagai Bapak Pendidikan Nasional telah gigih berjuang meletakkan pilar-pilar bagi fondasi pembangunan pendidikan di Indonesia. Semangat dan perjuangannya telah memberi inspirasi serta dorongan dan suri teladan bagi generasi penerus bangsa untuk terus berjuang dan bekerja keras dalam upaya membangun pendidikan yang telah diamanatkan tersebut.
Untuk itu, demikian menteri, pemerintah telah membuat aturan perundang-undangan tentang pendidikan yang merupakan kesepakatan bangsa untuk memberikan landasan operasional dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, sehingga dalam Amandemen ke IV UUD 1945, Tahun 2000 bangsa kita telah sepakat untuk memrioritaskan 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara serta APBD untuk pendidikan setiap tahunnya.
Mengakhiri sambutannya, Mendiknas mengingatkan semua komponen terus berupaya mengembangkan pendidikan kepada semua peserta didik serta membekali dengan pengetahuan, keterampilan dan keahlian. Dengan demikian, mereka mampu menjadi generasi masa depan yang bisa menjawab berbagai tantangan serta memajukan dan mengangkat harkat dan martabat bangsa.
Selain itu, katanya, menjadikan peringatan Hardiknas 2008 sebagai semangat untuk terus membangun peradaban sehingga Bangsa Indonesia mampu bersaing di kancah dunia internasional. (humas setda tts)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar