Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Lima proyek bencana belum dikerjakan

Laporan Julianus Akoit, Spirit NTT, 19-25 Mei 2008

KEFAMENANU, SPIRIT-- Sampai pertengahan bulan Mei 2008, DPRD Timor Tengah Utara TTU belum menyetujui alokasi anggaran dalam APBD perubahan tahun 2008 untuk pembangunan lima paket proyek bencana alam. Akibatnya, lima proyek bencana alam tersebut belum ditenderkan. Salah satunya, proyek pembangunan Jembatan Oenenu di Miomafo Timur.
Demikian Kadis Kimpraswil TTU, Drs. Willem Teti, kepada SPIRIT NTT melalui telepon genggamnya, Jumat (16/5/2008).

"Ada lima paket proyek bencana alam yang belum dikerjakan sama sekali, bahkan belum ditenderkan sama sekali. Pasalnya, DPRD TTU belum mengirim surat persetujuan kepada Bupati TTU apakah bisa digunakan anggaran perubahan APBD II TA 2008 untuk pengerjaan proyek itu atau tidak. Salah satu proyek adalah Jembatan Oenenu di Miomaffo Timur yang roboh diterjang banjir awal Februari 2008 lalu, " jelas Teti.

Dia mengaku usul permintaan dana sudah dikirim sejak awal bulan Maret 2008 lalu. Namun pihaknya tidak tahu kenapa Dewan belum menyetujuinya.

Ditanya tentang penanganan sementara Jembatan Oenenu yang roboh, Teti mengatakan, pihaknya sudah membuka jalur jalan alternatif dan kendaraan serta manusia sudah bisa menyeberang ke wilayah seberang. "Jadi sebelumnya ada tujuh desa yang terisolir akibat Jembatan Oenenu putus awal Februari lalu.

Namun kini sudah bisa ditangani. Kendaraan sudah bisa lewat melalui jalan alternatif yang dibangun. Nanti jembatannya akan dibangun baru," tukasnya.

Ketua DPRD Kabupaten TTU, Agustinus Talan, S.Sos, mengaku, draf surat persetujuan anggaran sudah dibuat. Dikatakannya, paling cepat hari Senin (19/5/2008) surat itu sudah ia tandatangani untuk dikirimkan ke Bupati TTU.

"Surat persetujuan agak lambat dikirimkan ke bupati karena saya masih menyuruh tim komisi C untuk memantau langsung ke lokasi bencana. Setelah ada rekomendasi dari komisi C maka saya akan buatkan surat persetujuan," jelas Talan. *

Tidak ada komentar: