Spirit NTT, 12-18 Mei 2008
OEBESA, SPIRIT--Badan Pengurus (BP) Pemuda Jemaat Imanuel Oebesa dan Pemuda VOC Merari menggelar lomba solo di Gedung Gereja Imanuel Oebesa, Senin (5/5/2008). Ketua Panitia, Semy Adoe, melaporkan lomba tersebut digelar untuk memeriahkan Paskah. Menurutnya, pemuda sebagai tulang punggung gereja, merasa bertanggung jawab untuk meningkatkan hal-hal positif yang ada dalam diri orang Kristen. "Orang Kristen khususnya masyarakat TTS memiliki banyak bibit baru dalam bidang tarik suara. Talenta ini harus terus ditingkatkan demi kemuliaan Tuhan," katanya.
Semy menjelaskan, tahun ini para peserta diwajibkan mengikuti audisi karena jumlah peserta sangat banyak yang berasal dari berbagai tempat, di antaranya Panite, Nunkolo, Kuanfatu,Niki-Niki, Kapan dan Batuputih.
"Sajian lagu yang dibawakan para peserta pada saat tampil di babak semifinal dan final tidak menggunakan karaoke seperti pada tahun-tahun sebelumnya tapi peserta diiringi organ agar lebih kreatif," tukasnya.
Para juri, Frengky Adam, Akki Kalla dan Nixon Tella, mengakui audisi tahun ini ada peningkatan. Kriteria lomba adalah intonasi, nada yang harus dipertahankan, ekspresi atau penghayatan lagu. Para jurimengharapkan melalui lomba ini peserta tidak saja belajar bersuara bagus tetapi juga teknik bernyanyi yang bagus agar ke depan biduan-biduan asal TTS bisa berprestasi di tingkat nasional.
Peserta lomba yang mendaftar 75 orang, terdiri dari empat kategori, pemula 14 orang, anak 20 orang, remaja 24 orang, dan dewasa 17 orang. Masing-masing kategori memperebutkan piala bergilir, piala tetap, piagam dan uang pembinaan.
Kategori pemula memperebutkan Piala Bergilir Pemuda VOC Merari. Piala Bergilir Badan Pengurus Pemuda Jemaat Imanuel Oebesa diperebutkan dalam kategori anak.
Piala Bergilir Wakil Bupati TTS diperebutkan dalam Kategori Remaja dan Piala Bergilir Bupati TTS diperebutkan dalam kategori Dewasa. Lomba berlangsung empat hari, mulai 5 Mei 2008 tahap audisi ,6-7 Mei 2008 babak semi final dan 8 Mei 2008 babak final. (humas setda tts)
OEBESA, SPIRIT--Badan Pengurus (BP) Pemuda Jemaat Imanuel Oebesa dan Pemuda VOC Merari menggelar lomba solo di Gedung Gereja Imanuel Oebesa, Senin (5/5/2008). Ketua Panitia, Semy Adoe, melaporkan lomba tersebut digelar untuk memeriahkan Paskah. Menurutnya, pemuda sebagai tulang punggung gereja, merasa bertanggung jawab untuk meningkatkan hal-hal positif yang ada dalam diri orang Kristen. "Orang Kristen khususnya masyarakat TTS memiliki banyak bibit baru dalam bidang tarik suara. Talenta ini harus terus ditingkatkan demi kemuliaan Tuhan," katanya.
Semy menjelaskan, tahun ini para peserta diwajibkan mengikuti audisi karena jumlah peserta sangat banyak yang berasal dari berbagai tempat, di antaranya Panite, Nunkolo, Kuanfatu,Niki-Niki, Kapan dan Batuputih.
"Sajian lagu yang dibawakan para peserta pada saat tampil di babak semifinal dan final tidak menggunakan karaoke seperti pada tahun-tahun sebelumnya tapi peserta diiringi organ agar lebih kreatif," tukasnya.
Para juri, Frengky Adam, Akki Kalla dan Nixon Tella, mengakui audisi tahun ini ada peningkatan. Kriteria lomba adalah intonasi, nada yang harus dipertahankan, ekspresi atau penghayatan lagu. Para jurimengharapkan melalui lomba ini peserta tidak saja belajar bersuara bagus tetapi juga teknik bernyanyi yang bagus agar ke depan biduan-biduan asal TTS bisa berprestasi di tingkat nasional.
Peserta lomba yang mendaftar 75 orang, terdiri dari empat kategori, pemula 14 orang, anak 20 orang, remaja 24 orang, dan dewasa 17 orang. Masing-masing kategori memperebutkan piala bergilir, piala tetap, piagam dan uang pembinaan.
Kategori pemula memperebutkan Piala Bergilir Pemuda VOC Merari. Piala Bergilir Badan Pengurus Pemuda Jemaat Imanuel Oebesa diperebutkan dalam kategori anak.
Piala Bergilir Wakil Bupati TTS diperebutkan dalam Kategori Remaja dan Piala Bergilir Bupati TTS diperebutkan dalam kategori Dewasa. Lomba berlangsung empat hari, mulai 5 Mei 2008 tahap audisi ,6-7 Mei 2008 babak semi final dan 8 Mei 2008 babak final. (humas setda tts)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar