Laporan Adiana Ahmad, Spirit NTT, 31 Maret - 6 April 2008
WAINGAPU, SPIRIT--Pendeta merupakan penggembala dan penggembala adalah kasih. Karena itu, seorang penggembala harus menebar kasih dan mampu menjalani perintah Tuhan, iklas menerima tanggung jawab bukan karena paksaan atau karena mencari untung. Apalagi menjadi penggembala upahan.
Demikian pesan singkat Pdt. Mandina Manjawai, S.Th, saat pentahbisan Vikaris, Sherlin Lesniawati Wudi Padadengo, S.Si, Theol, serta ibadat Pemekaran GKS Jemaat Kambajawa, di Gedung Ibadah GKS Jemaat Kambajawa, Waingapu, Jumat (28/3/2008).
Manjawai mengatakan, seorang penggembala yang baik harus berani menghadapi berbagai cobaan dalam tugas pelayanan dan ikhlas.
Ketua Sinode Gereja Kristen Sumba (GKS), David Umbu Ndingu, S.Th mengatakan, pendeta tidak hanya penggembala tapi juga pengajar. Pendeta harus selalu ada ketika umat membutuhkan memberikan kedamaian, dan bisa menghibur saat umat dalam kesusahan, serta mampu mengurangi beban saat umat ditimpa musibah.
Dalam tugas pelayanan, kata David, seorang pendeta tidak memiliki kuasa dalam dirinya sendiri, melainkan karena kuasa Tuhan. Karena itu, dalam pelayanan, seorang pendeta benar-benar menjadi penggembala yang mampu mempersatukan jemaatnya.
Acara pentahbisan Pdt. Sherlin Padadengo didahului dengan peresmian GKS Jemaat Kambajawa yang mekar dari GKS Jemaat Payeti. Pdt. Lesniawati setelah pengukuhan dan pentahbisan mengatakan, dirinya siap menjadi pelayan Tuhan dan pengembala meskipun dalam tugas dan pelayanan ia harus menghadapi berbagai tantangan. *
Demikian pesan singkat Pdt. Mandina Manjawai, S.Th, saat pentahbisan Vikaris, Sherlin Lesniawati Wudi Padadengo, S.Si, Theol, serta ibadat Pemekaran GKS Jemaat Kambajawa, di Gedung Ibadah GKS Jemaat Kambajawa, Waingapu, Jumat (28/3/2008).
Manjawai mengatakan, seorang penggembala yang baik harus berani menghadapi berbagai cobaan dalam tugas pelayanan dan ikhlas.
Ketua Sinode Gereja Kristen Sumba (GKS), David Umbu Ndingu, S.Th mengatakan, pendeta tidak hanya penggembala tapi juga pengajar. Pendeta harus selalu ada ketika umat membutuhkan memberikan kedamaian, dan bisa menghibur saat umat dalam kesusahan, serta mampu mengurangi beban saat umat ditimpa musibah.
Dalam tugas pelayanan, kata David, seorang pendeta tidak memiliki kuasa dalam dirinya sendiri, melainkan karena kuasa Tuhan. Karena itu, dalam pelayanan, seorang pendeta benar-benar menjadi penggembala yang mampu mempersatukan jemaatnya.
Acara pentahbisan Pdt. Sherlin Padadengo didahului dengan peresmian GKS Jemaat Kambajawa yang mekar dari GKS Jemaat Payeti. Pdt. Lesniawati setelah pengukuhan dan pentahbisan mengatakan, dirinya siap menjadi pelayan Tuhan dan pengembala meskipun dalam tugas dan pelayanan ia harus menghadapi berbagai tantangan. *





Tidak ada komentar:
Posting Komentar