Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Pelajar diingatkan soal dampak HIV/AIDS

Laporan Obby Lewanmeru, Spirit NTT, 21-27 April 2008

LABUAN BAJO, SPIRIT--Wakil Bupati (Wabup) Manggarai Barat (Mabar), Drs. Agustinus Ch Dula, mengatakan, para pelajar dan generasi muda di daerah itu agar terus diingatkan soal dampak HIV/AIDS sehingga memiliki pemahaman yang jelas.
Wabup Agus Dula mengatakan hal ini ketika membuka kegiatan penyuluhan HIV/AIDS bagi siswa-siswi Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Labuan Bajo, belum lama ini.
Kegiatan ini disponsori Keuskupan Ruteng dan pemberdayaan perempuan Mabar. Tujuannya, meningkatkan kesadaran generasi penerus, terutama pelajar untuk mewaspadai kasus itu. Selain bahaya HIV/AIDS, juga diberi pemahaman tentang bahaya narkoba. Penyuluhan diberikan suster dari paroki Api Roh Kudus Cancar. Turut hadir Kepala Pemberdayaan Perempuan Mabar, Pudjiastuti.

"Generasai muda di sekolah-sekolah ini perlu diingatkan oleh kita semua supaya waspada dan jangan terjebak dalam pergaulan bebas yang nantinya berdampak pada gangguan mental dan moral generasi muda," tegas Agus Dula.
Dia menjelaskan, setiap pergaulan bebas berdampak antara lain menjurus pada seks bebas (free sex) sehingga tidak jarang banyak generasi muda terbawa arus tersebut.
Kota Labuan Bajo yang sangat terbuka, demikian Agus Dula, berpeluang masuknya berbagai hal yang sulit dideteksi, karena itu masing-masing orang harus memiliki komitmen dalam diri untuk menghindari setiap gejolak negatif, termasuk bahaya AIDS dan narkoba.
Dia mengakui, dampak sebuah kota yang terbuka seperti Labuan Bajo tidak terlepas dari perkembangan seperti tempat hiburan (pub dan karoke), namun dalam penerapannya perlu dihindari hal-hal negatif agar tidak merusak citra, harkat serta moral dari warga setempat.
Kepala SMKN 1 Labuan Bajo, Flori Sudirman, S.Pd, mengatakan, kegiatan tersebut cukup membantu sekolah dalam membina serta mendidik para pelajar untuk mengerti dan menghindari hal-hal negatif yang pada akhirnya merusak citra sekolah. *



1 komentar:

akbar marzuki tahya mengatakan...

JANGAN cuma diingatkan, ayo bertindak mencegah. anak muda adalah generasi penerus spirit NTT