Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Dana PKH warga Waiblama dibayar utuh

Laporan Novemy Leo, Spirit NTT, 17-23 Maret 2008

MAUMERE, SPIRIT--PT Pos Indonesia (Posindo) Kecamatan Talibura mengaku pihaknya membayar utuh dana Program Keluarga Harapan (PKH) kepada masyarakat penerima dana itu di Waiblama, Ibukota Kecamatan Talibura. Jika terjadi pemotongan usai penerimaan, PT Posindo tidak mengetahuinya dan tidak bertanggungjawab.
Demikian Kepala Kantor PT Posindo Maumere, Agus Sulistyo, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (10/3/208). Dia mengatakan sudah meminta petugas Posindo di lima kecamatan di Sikka agar menjalankan tugas dan fungsinya sesuai amanat undang-undang dalam membayar dana PKH bagi masyarakat penerima.
Agus yang didampingi Kepala Posindo Kecamatan Talibura, Fransiskus, menjelaskan bahwa dana PKH dialokasi pusat dan langsung diserahkan kepada penerima melalui jasa Posindo yang ada di setiap daerah penerima. Di Kabupaten Sikka, terdata ada 8.079 penerima dana PKH dengan total dana Rp 3.373.122.000,00.
"Meski setiap kecamatan/desa memiliki pendamping/fasilitator namun peran pendamping bukan sebagai penerima dana tapi memperlancar pengecekan data identitas penerima PKH sebelum penerima mengambil dananya sendiri di petugas Pos," ujarnya.
Dikatakannya, para pendamping dan Posindo sudah menjadwalkan tanggal penerimaan dana PKH bagi warga di setiap desa. Karena itu, pada hari H, petugas pendamping di setiap kecamatan sudah ada di kantor Posindo dimaksud. Selanjutnya pendamping mengecek kartu PKH dan kartu tanda pengenal setiap warga penerima sesuai data.
"Penerima diarahkan petugas pos yang akan mencairkan langsung dana PKH kepada penerima. Pembayaran oleh petugas kepada penerima disertai bukti atau kuitansi penerimaan. Petugas Posindo langsung membayarkan dana PKH utuh kepada penerima sesuai data yang ada. Petugas tidak pernah memotong satu sen pun dana PKH," tegasnya.
Jika setelah itu ada pemotongan dana yang dilakukan oleh pendamping atau siapa pun, tegas Agus, hal itu tidak diketahuinya dan bukan tanggungjwab Posindo. Sebab Posindo membayar utuh kepada penerima dana tersebut.
Kepala Posindo Talibura, Fraksiskus, menambahkan, khusus penerima asal Kecamatan Waiblama, ada tiga pendamping. Saat pembagian dana PKH kepada penerima asal Kecamatan Waiblama, pihaknya membagikan langsung dana tersebut kepada penerima secara utuh tanpa ada potongan.
"Kami tidak memotong dana PKH. Pos dan Giro Talibura menyerahkan dana PKH utuh. Ada kuitansi penerima yang ditandatangani penerima," tegas Fransiskus.
Diberitakan sebelumnya, masyarakat dari enam desa di Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka selaku penerima dana PKH memrotes pemotongan sebagian dana PKH tanpa dasar yang jelas. Dana untuk kesejahteraan, ibu hamil, balita, anak sekolah dipotong dengan besar bervariasi saat pencairan di Kantor Posindo Kecamatan Talibura.
Petugas mengatakan, pemotongan sebagaian dana disimpan di Kopdit Obor Mas berdasarkan SK Bupati Sikka. Namun hal ini dibantah sekretaris PKH. *

Tidak ada komentar: