Spirit NTT, 6-12 Oktober 2008
ATAMBUA, SPIRIT--Sebanyak 2.792 kupon penerima dana bantuan langsung tunai (BLT) di Kabupaten Belu hingga kini belum dikirim dari Jakarta. Akibatnya, rencana pembagian dana BLT pada Oktober 2008 ini terancam ditunda. Menanti kupon dimaksud, Posindo melakukan verifikasi penerima BLT dengan berkoordinasi dengan pihak kelurahan.
Kepala PT Pos Indonesia (Posindo) Atambua, Gede Wiratmaja, mengatakan hal ini ketika dihubungi SPIRIT NTT di Atambua, Jumat (3/10/2008). Gede ditanya soal kepastian pembagian dana BLT tahap kedua (September-Desember 2008).
Gede menjelaskan, sesuai jadwal yang dikeluarkan pemerintah pusat, pembagian dana BLT tahap kedua dilakukan pada September 2008. Namun PT Posindo perlu melakukan verifikasi terhadap para pihak yang berhak menerima BLT, apakah masih layak atau tidak. Pasalnya, kata Gede, data yang ada akan berubah karena ada calon penerima sudah berpindah tempat tugas atau sudah mendapatkan pekerjaan (PNS).
Untuk itu, kata Gede, pihak Posindo akan berkoordinasi dengan kepala desa/lurah untuk menggantikannya dengan calon penerima yang baru. Dari data yang terhimpun, sekitar 2.792 kupon yang mestinya diganti karena para penerima sebanyak itu sudah tidak layak menerima.
"Kami sudah minta data dari desa dan kita sudah meminta ke pusat untuk mencetak ulang 2.792 kupon pengganti hasil verifikasi. Kepala desa memang sudah mendesak kami untuk membayarkan dana itu, tapi kami harus mendapat dulu kupon pengganti itu. Sampai sekarang kupon pengganti belum kami terima," kata Gede.
Ditanya kemungkinan ditunda pembayaran dana BLT tahap II, Gede mengatakan, pihaknya belum berani memastikan. Namun Posindo akan berusaha semaksimal mungkin sehingga pertengahan Oktober 2008 ini dana itu sudah bisa dibagikan kepada warga yang berhak menerima. "Kalau kupon itu sudah tiba, langsung kami bayarkan. Kami juga tidak mau masyarakat menunggu terlalu lama," tambah Gede.
Untuk diketahui, manajemen PT Pos Indonesia (Posindo) Atambua telah membayarkan dana BLT tahap I langsung di ibu kota kecamatan. Total penerima dana BLT 54.224 orang yang tersebar di 24 kecamatan di Belu.
Nilai uang yang diberikan sesuai aturan setiap warga yang namanya sudah ada menerima jatah Rp 100 ribu/bulan. Untuk tahap I diberikan jatah tiga bulan (Juni-Agustus) sehingga masing-masing menerima Rp 300 ribu. Selanjutnya akan diberikan untuk empat bulan berikutnya (September-Desember) sebesar Rp 400 ribu. (yon)
ATAMBUA, SPIRIT--Sebanyak 2.792 kupon penerima dana bantuan langsung tunai (BLT) di Kabupaten Belu hingga kini belum dikirim dari Jakarta. Akibatnya, rencana pembagian dana BLT pada Oktober 2008 ini terancam ditunda. Menanti kupon dimaksud, Posindo melakukan verifikasi penerima BLT dengan berkoordinasi dengan pihak kelurahan.
Kepala PT Pos Indonesia (Posindo) Atambua, Gede Wiratmaja, mengatakan hal ini ketika dihubungi SPIRIT NTT di Atambua, Jumat (3/10/2008). Gede ditanya soal kepastian pembagian dana BLT tahap kedua (September-Desember 2008).
Gede menjelaskan, sesuai jadwal yang dikeluarkan pemerintah pusat, pembagian dana BLT tahap kedua dilakukan pada September 2008. Namun PT Posindo perlu melakukan verifikasi terhadap para pihak yang berhak menerima BLT, apakah masih layak atau tidak. Pasalnya, kata Gede, data yang ada akan berubah karena ada calon penerima sudah berpindah tempat tugas atau sudah mendapatkan pekerjaan (PNS).
Untuk itu, kata Gede, pihak Posindo akan berkoordinasi dengan kepala desa/lurah untuk menggantikannya dengan calon penerima yang baru. Dari data yang terhimpun, sekitar 2.792 kupon yang mestinya diganti karena para penerima sebanyak itu sudah tidak layak menerima.
"Kami sudah minta data dari desa dan kita sudah meminta ke pusat untuk mencetak ulang 2.792 kupon pengganti hasil verifikasi. Kepala desa memang sudah mendesak kami untuk membayarkan dana itu, tapi kami harus mendapat dulu kupon pengganti itu. Sampai sekarang kupon pengganti belum kami terima," kata Gede.
Ditanya kemungkinan ditunda pembayaran dana BLT tahap II, Gede mengatakan, pihaknya belum berani memastikan. Namun Posindo akan berusaha semaksimal mungkin sehingga pertengahan Oktober 2008 ini dana itu sudah bisa dibagikan kepada warga yang berhak menerima. "Kalau kupon itu sudah tiba, langsung kami bayarkan. Kami juga tidak mau masyarakat menunggu terlalu lama," tambah Gede.
Untuk diketahui, manajemen PT Pos Indonesia (Posindo) Atambua telah membayarkan dana BLT tahap I langsung di ibu kota kecamatan. Total penerima dana BLT 54.224 orang yang tersebar di 24 kecamatan di Belu.
Nilai uang yang diberikan sesuai aturan setiap warga yang namanya sudah ada menerima jatah Rp 100 ribu/bulan. Untuk tahap I diberikan jatah tiga bulan (Juni-Agustus) sehingga masing-masing menerima Rp 300 ribu. Selanjutnya akan diberikan untuk empat bulan berikutnya (September-Desember) sebesar Rp 400 ribu. (yon)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar